Thursday, July 14, 2011

Pengalaman Membuat Latte Art

Hay..
Saya sudah dapat pengalaman yang lumayan yang bisa membantu kalian sebagai pemula untuk membuat Latte Art.
Ini adalah pengalaman saya di tempat trening, salah satu Resort Bintang Lima di Bali. saya coba untuk berbagi dengan kalian.

A. Mulai dari Pengenalan Mesin Kopi

Ini adalah Promac, Mesin Esspreso Double buatan Italia.
Promac Made In Italy

Ini adalah bagian-bagian dari mesin diatas :


1. Power Switch
Tombol power, on/off biasa
2. Extraction Switch
Tombol untuk memulai dan menghentikan ekstraksi. Pada mesin Otomatis tombol ini bisa diprogram supaya ekstraksi dihentikan setelah beberapa waktu tertentu. Pada mesin Semi-Otomatis kita harus menekan tombol ini secara manual untuk memulai dan menghentikan ekstraksi.
3. Grouphead
rancilio silvia's grouphead Tempat keluarnya air bertekanan tinggi untuk mengekstraksi bubuk kopi. Grouphead harus berada pada suhu yang tepat pada saat ekstraksi, itulah sebabnya kita harus membilasnya dengan air dari boiler bila mesin berada dalam keadaan idle dalam waktu lama.
Bagian bawah grouphead dikelilingi sekat karet (grouphead gasket), gunanya untuk menutup grouphead dan portafilter rapat2 agar tekanan tidak keluar dari tempat yang tidak diinginkan. Karet penyekat ini adalah bagian paling rapuh dari mesin espresso. Biasanya kita harus menggantinya setahun sekali.
Grouphead dan Steam Wand adalah bagian luar paling panas dari mesin espresso; panasnya bisa mencapai lebih dari 100° C dalam keadaan tertentu.
4. Portafilter
Portafilter terdiri dari handle, basket, dan spouts. Portafilter juga harus berada pada suhu yang tepat pada saat ekstraksi, jadi sebaiknya jangan dilepas terlalu lama dari grouphead. Kalau anda masuk ke sebuah coffee shop dan melihat portafilter-nya tergeletak lama di drip tray, sebaiknya anda pergi saja.
5. Pressure Gauges
Komponen yang bentuknya seperti speedometer ini sayangnya hanya dipasang pada mesin kelas HX (tertentu) dan double-boiler. Biasanya ada dua: 1 menunjukkan boiler pressure (tekanan dalam tabung boiler), dan 1 lagi menunjukkan brew pressure (tekanan dalam grouphead pada saat ekstraksi).
6. Steam Wand
Tangkai untuk mengeluarkan steam dari boiler. Biasanya digunakan untuk frothing dan memanaskan susu.
7. Steam Knob
Tombol untuk menghidupkan/mematikan steam yang keluar dari steam wand. Biasanya tombol ini bisa diputar2 untuk mengatur seberapa jumlah keluaran steam yang kita inginkan, tapi ada juga yang menggunakan tombol on-off biasa (sangat tidak dianjurkan).
8. Hot Water Wand
Tangkai untuk mengeluarkan air panas langsung dari boiler. Biasanya hanya dipasang pada mesin jenis HX dan double-boiler yang kapasitas boiler-nya cukup besar.
9. Hot Water Knob
Tombol untuk menghidupkan/mematikan keluaran air dari hot water wand. Biasanya juga bisa diputar2 untuk mengatur jumlah keluaran air seperti steam knob.
10. Drip Tray
Fungsinya seperti tempat sampah. Sebaiknya di-plumbing supaya tidak repot bolak balik membuang air, apalagi bila ukurannya kecil.

B. Pengenalan Cangkir Cappucino

Disetiap tempat yang menjual Kopi, terdapat berbagai jenis cup/cangkir yang digunakan. Bagian-bagian dari gambar di atas adalah : 
Saucer, adalah bagian paling bawah atau underliner yang di rumah biasa disebut lepekan.
Tea Spoon, adalah sendok teh yang sangat pas untuk ukuran secangkir kopi.
Cup, adalah cangkir yang nantinya menampung kopi.

C. Fresh Milk atau Susu Segar Untuk Membuat Foam
susu yang digunakan berbeda-beda disetiap tempat, dan tang digunakan di tempat trening saya adalah susu segar seperti foto di atas.

D. Cara Membuat Latte Art

  1. Takar kopi dari kopi grinder secukupnya dalam Portafilter seperti foto dibawah
  2. Pasangkan  Portafillter pada Grouphead seperti gambar dibawah 
  3. Tekanlah tombol single espresso untuk mendapatkan kopi single esspreso didalam cangkir seperti pada gambar
  4. Buat foam dari fresh milk dengan Steam Wand, tuang susu kedalam kontainer kira-kira 6 cl. setelah itu masukan kira-kira 1 cm ujung Steam Wand kedalam fresh milk untuk membuat foam, lalu panaskan dengan memutar steam knob berlawanan arah jarum jam. untuk mendapatkan foam yang halus lakukan dengan hati-hati tanpa mengeluarkan suara yang keras dari susu yang dipanaskan. setelah terasa susu cukup panas, matikan steamer dan lalu ketuk-ketukan kontainer pada meja agar buih-buih didalam susu menjadi halus dan mendapat hasil seperti ini 
  5. lalu tuangkan susu bercampur foam tadi dalam singgle espresso yang telah dibuat. bentuk sesuai keinginan kalian. Untuk pemula, cukup sulit membuat bentuk-bentuk tertentu, namun jika kalian ulet dan terus mencoba kalian akan mendapatkan hasil yang baik.
E. Latte Art Pertamaku

ini adalah Latte Art pertama saya, hasilnya tidak begitu bagus tidak seperti barista profesional. tapi saya akan terus berusaha untuk menjadi Barista profesional.












Minta saranya ya teman-teman, kita sharing informasi disini. trims

9 comments:

  1. nice info gan..sy juga kerja di jco coffe. tp seniornya pada pelit2 gan gan ada yg mau ngasi tricknya. syg ane dari keluarga kurang mampu, klo ada duit lebih mau deh sekolah dtmpt agan biar bisa jadi barista pro :) thx for info nya gan. god bless u

    ReplyDelete
  2. Ada satu hal lagi yang perlu diperhatikan, setelah melakukan proses tamping. Porta filter jangan langsung dimasukkan ke dalam group head, akan tetapi lakukan "immediate before inside" atau Flushing selama 5 detik terlebih dahulu. agar ekstrksi yang dihasilkan akan maksimal

    ReplyDelete
  3. lok gak ada Promac bisa pake viet classic

    ReplyDelete
  4. nice :D saya dulu ga suka ngopi tapi buat kopi pake alat gitu pernah bli :D

    ReplyDelete
  5. gan,,saya udah 4 bulan bergelut am cappucino art,,saya jga udah bisa bkin foam yang halus kayak beludru,,taaaapi masalahnya, ketiaka saya tuang ke espressonya,,foamnya itu gak mau turun,,jadi percuma,,yang aq tuang cuma steam milknya,,.....share teknik menuangnya donggg

    skalian teknik bkin foam beserta takaran susunya

    ReplyDelete
  6. mas, tehnik menuangnya gimana ya ?

    ReplyDelete
  7. Kalo misalnya lu udah yakin sama foam yg lu buat itu bagus, yakin dan pede aja nuangnya jgn ragu2,

    ReplyDelete
  8. Kalau aku sih lain lagi ni masalahnya..klau buat steam milk manual tanpa espresso machine gimana ya??ada yang tau gak??soalnya blum sanggup klau untuk beli mesin espresso.

    ReplyDelete